Beranda Featured Sejarah Aksi Brutal Petinju Mike Tyson Menggigit Telinga Evander Holyfield

Aksi Brutal Petinju Mike Tyson Menggigit Telinga Evander Holyfield

82
2

Michael Gerard Tyson alias Malik Abdul Aziz lahir pada tanggal 30 Juni 1966, New York City, Amerika Serikat. Ia adalah seorang petinju profesional dan mantan juara kelas berat. Kariernya yang sangat menjanjikan terhambat oleh berbagai kasus kriminal. Julukan Mike Tyson secara internasional adalah “Iron Mike”, merujuk pada postur tubuhnya yang kuat bagaikan besi. Beberapa media massa yang lain lebih suka menyebutnya sebagai “The Baddest Man on Earth”, yang merujuk pada seseorang yang buruk, baik di dalam maupun di luar ring tinju. Sedangkan media dan fans di Indonesia lebih senang menyebut Tyson sebagai “Si Leher Beton” dikarenakan lingkaran leher Tyson pada masa jayanya yang ekstra besar dari ukuran normal, dan tampak begitu kokoh.

Tepat 22 tahun silam, Petinju Mike Tyson menggigit telinga Evander Holyfield pada pertandingan tinju dunia memperebutkan gelar kelas berat versi WBA. 28 Juni 1997, pecinta olahraga dunia tak akan lupa dengan aksi brutal Mike Tyson yang menggigit telinga Evander Holyfield di atas ring.

Aksi brutal yang dilakukan Mike Tyson ini akan selalu dikenang sebagai salah satu pertandingan tinju ikonik di dunia. Petinju Mike Tyson, menggigit telinga Evander Holyfield ketika pertandingan baru berlangsung 3 ronde. Akibatnya, Mike Tyson didiskualifikasi oleh WBA.

Pertandingan yang diadakan di ring tinju MGM Grand Arena, Caesar Oalace, Las Vegas, itu berakhir dengan kericuhan. Memasuki ronde ketiga, Mike Tyson secara brutal menggigt telinga lawannya, Evander Holyfield di atas ring. Disebut-sebut ini merupakan aksi balas dendam Mike Tyson yang tak terima kalah pada pertarungan sebelumnya, yang digelar pada 9 November 1996.

Pada ronde pertama, sebenarnya pertandingan tinju antara Mike Tyson dan Evander Holyfield berlangsung normal. Memasuki ronde kedua, pertandingan mulai berjalan semakin panas. Wasit harus bekerja keras memperingatkan dan melerai kedua petinju lantaran melancarkan serangan yang tak seharusnya . Ketika memasuki ronde ketiga, Mike Tyson langsung mendekati Holyfield dan melepaskan serangan beruntun. Merasa terdesak dengan serangan tersebut, Evander Holyfield lantas membenturkan kepalanya kepada Mike Tyson.

Aksi tersebut lantas menyulut emosi seorang Mike Tyson. Petinju yang dijuluki si Leher Beton ini lantas membalasnya dengan gigitan ke telinga kanan Evander Holyfield. Akibat gigitan Tyson, telinga Holyfield sobek hingga mengeluarkan darah.

Kejadian itu membuat Mike Tyson mendapatkan peringatan keras dan pengurangan poin. Wasit yang memimpin pertandingan, Mills Lane, menghentikan dan meminta dokter untuk memeriksa kondisi Evander Holyfield. Akhirnya, pertarungan bisa dilanjutkan kembali. Namun, ternyata Mike Tyson masih terus beraksi dengan brutal. Setelah pertandingan dilanjutkan, Tyson kembali menggigit telinga Evander Holyfield. Justru telinga kiri Evander Holyfield yang menjadi sasaran gigitan Mike Tyson. Akhirnya wasit menghentikan pertandingan dan mendiskualifikasi Mike Tyson lantaran menilai Mike Tyson sudah sangat keterlaluan.

Akibat aksi brutal tersebut, Mike Tyson mendapatkan hukuman denda 3 juta dollar dan Mike Tyson didiskualifikasi oleh WBA. Tak hanya itu, Komisi Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC) mencabut lisensi bertinju Mike Tyson. Mantan juara kelas berat tinju dunia, Mike Tyson, baru-baru ini mengatakan bahwa dirinya menyesal telah menjadi sosok yang kejam selama berkarier di dunia tinju profesional. Hingga saat ini Tyson dianggap sebagai salah satu petinju terbaik yang pernah ada di divisi kelas berat.

Gambaran tersebut ia dapatkan karena perilakunya yang kejam selama bertarung. Bukan tanpa alasan jika seorang Mike Tyson pada akhirnya menjadi sosok yang kejam dan pantang menyerah ketika di ring. Hal itu disebabkan karena masa kecil yang dilalui oleh Mike Tyson penuh dengan gejolak. Pada akhirnya Tyson yang semakin beranjak dewasa berhasil membuat gambaran menyeramkan pada dirinya hingga akhir 1980-an.

Titik balik seorang Mike Tyson terjadi usai dirinya dipenjara selama tiga tahun akibat tuduhan melakukan pemerkosaan. Sejak saat itu Mike Tyson seolah mulai kehilangan kehebatannya di atas ring. Dia setidaknya melakukan hal-hal kurang pantas seperti menggigit telinga Evander Holyfield pada tahun 1997 dan mengatakan sebuah hal yang tidak pantas terhadap Lennox Lewis. Kini Mike Tyson mengatakan menyesal telah menjadi pribadi yang punya imej mengerikan.

“Sejak usia 12 tahun hingga seterusnya, saya hanya diajari untuk mengalahkan orang, menghancurkan mereka, mematahkan semangat mereka, dan mempermalukan mereka,” tutur Mike Tyson.

“Tapi pada kenyataannya, aku hanyalah seorang anak yang punya rasa takut berlebihan dan selalu merasa tidak aman. Selama ini saya tidak tahu apa yang saya lakukan. Semua orang mengatakan bahwa saya menjadi pribadi yang hebat,” lanjut Mike Tyson dikutip dari Daily Mail.

Faktor itulah yang kemudian membuat Mike Tyson menjadi sosok tiran, sering berkata kasar, dan tidak pernah menghargai lawan.

“Semua itu kemudian membuatku menjadi sosok tiran yang tidak bisa menghargai diri sendiri dan sering berkata tidak sopan kepada lawan,” cetus Mike Tyson. Mike Tyson kemudian mengungkapkan bahwa seluruh hidupnya dipenuhi penyesalan terkait apa yang telah ia lakukan di masa lalu. Jika waktu bisa diulang, Mike Tyson enggan melakukan hal-hal buruk kepada dirinya sendiri serta lawan-lawannya.

“Di masa lalu saya mengalahkan orang untuk mencari ketenaran. Saya berharap tidak melakukan itu dan saya berharap tidak ingin mengatakan hal-hal buruk kepada orang lain,” ujarnya.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here